Skip to main content

makalah Teori Proses Keperawatan Menurut Yura dan Walsh

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
            Ilmu keperawatan didasarkan pada suatu teori yang sangat luas. Proses keperawatan adalah metode dimana suatu konsep diterapkan dalam praktik keperawatan. Hal ini dapat disebut sebagai suatu pendekatan untuk memecahkan masalah (problem-solving) yang memerlukan ilmu, teknik, dan keterampilan interpersonal yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan klien, keluarga, dan masyarakat. Proses keperawatan terdiri atas lima tahap yang berurutan dan saling berhubungan, yaitu pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi ( Nursalam,2008). Tahap –tahap tersebut berintegrasi terhadap fungsi intelektual problem- solfing dalam mendefinisikan suatu asuhan keperawatan.
             Proses keperawatan merupakan lima tahap yang konsisten sesuai dengan perkembangan profesi keperawatan. Tahap tersebut pertama kali dijabarkan oleh Hall (1995). Pada tahun 1967, Yura dan Walsh menjabarkan menjadi 4 tahap, yaitu pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kemudian pada edisi kedua (1973), proses keperawatan yang semakin meningkat dipublikasikan. Pada pertengahan tahun 1970 an , Bloch (1974), Roy (1975), Mundinger dan Jauron (1975), serta Aspinal (1976) menambahkan tahap diagnosis pada proses keperawatan sehingga menjadi lima tahap, yaitu pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.
B. Rumusan Masalah
1.      Bagaimana Sejarah Proses Keperawatan ?
2.      Bagaimana Teori Proses Keperawatan Menurut Yura dan Walsh ?
3.      Apa saja tahap Proses Keperawatan Menurut Yura dan Walsh ?

C. Tujuan Penulisan
1.      Tujuan Umum
Agar mahasiswa memahami mengenai teori proses keperawatan menurut Yura dan Walsh.
2.      Tujuan Khusus
a.       Mahasiswa mengetahui sejarah dari proses keperawatan.
b.      Mahasiswa mengetahui teori  proses keperawatan menurut Yura dan Walsh.
c.       Mahasiswa mengetahui apa saja tahap proses keperawatan menurut Yura dan Walsh ?

D. Manfaat Penulisan
1.      Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa  megenai teori proses keperawatan menurut yura dan walsh.
2.      Diharapkan makalah ini bisa menjadi salah satu sumber kajian ilmiah bagi perpustakaan kampus.
3.      Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai sejarah proses keperawatan yang saat ini di praktekkan di lembaga pelayanan kesehatan masyarakat.

BAB II
KONSEP TEORI

A. Sejarah Proses Keperawatan
            Proses keperawatan merupakan sebuah metode yang diterapkan dalam praktek keperawatan. Proses keperawatan juga merupakan sebuah konsep dengan pendekatan problem solving yang memerlukan ilmu, teknik, dan keterampilan interpersonal untuk memenuhi kebutuhan klien/keluarganya.(Purnawan.2009)
           Proses keperawatan pertama kali dijelaskan oleh Hall pada tahun 1955. Selanjutnya proses keperawatan ini mengalami perkembangan sebagai berikut :
1.      Tahun 1960, proses keperawatan diperkenalkan secara intenal dalam keperawatan.
2.      Yura & Walsh (1967) menjabarkan proses keperawatan menjadi 4 tahap : pengkajian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahun 1967, edisi pertama proses keperawatan dipublikasikan.
3.      Dengan berkembangnya waktu, proses keperawatan telah dianggap sebagai suatu dasar hukum praktik keperawatan. ANA (1973) menggunakan proses keperawatan sebagai suatu pedoman dalam pengembangan Standart Praktek Keperawatan.


4.      Bloch (1974), Roy (1975) Mundinger & Jauron (1975) dan Aspinall (1976) menambahkan tahap diagnosa, sehingga proses keperawatan menjadi 5 tahap : pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Seiring berkembangnya waktu, proses keperawatan telah dianggap sebagai dasar hukum praktek keperawatan dan telah digunakan sebagai kerangka konsep kurikulum keperawatan. Bahkan saat ini definisi dan tahapan keperawatan telah digunakan sebagai dasar pengembangan praktek keperawatan, sebagai kriteria dalam program sertifikasi, dan standar aspek legal praktek keperawatan. 
B. Teori Proses Keperawatan Menurut Yura dan Walsh (1967)
 Menurut Yura dan Walsh (1967), proses keperawatan adalah langkah-langkah sistematis untuk menentukan dan merencanakan penyelesaian masalah klien; lalu mengimplementasikan dan mengevaluasi apakah rencana yang dibuat cukup efektif dalam menyelesaikan masalah yang terjadi. ( Asmadi.2005)
Proses keperawatan merupakan suatu tahapan desain tindakan yang digunakan untuk memenuhi tujuan keperawatan, yang meliputi :
1.      Mempertahankan kondisi kesehatan optimal pasien.
2.      Melakukan tindakan  untuk mengembalikan kondisi pasien menjadi normal kembali.
3.      Memfasilitasi kualitas kehidupan yang maksimal berdasarkan kondisi pasien sehingga ia bisa mencapai derajat kehidupan yang baik.
C. Tahap-tahap Proses Keperawatan Menurut Yura dan Walsh (1967)
Model proses keperawatan dan teori-teori keperawatan dapat dilihat sebagai bagian dari proses untuk menilai dan mengelola perawatan pasien. Salah satunya adalah proses keperawatan yang diajukan oleh Yura dan Walsh (1967) yang mengusulkan bahwa dalam proses keperawatan harus dikembangkan sebuah pendekatan pemecahan masalah yang dilaksanakan oleh perawat dangan mengikuti empat  langkah-langkah penanganan pasien :
1. Mengenali masalah dan penyebab masalah terjadi.
2. Menyusun perencanaan untuk menyelesaikan masalah, dimana perencanaan ini dapat di perbaiki apabila tidak tepat.
3. Melaksanakan tahapan yang telah direncanakan untuk mengatasi masalah.
4. Mengevaluasi setiap langkah yang telah diambil terhadap masalah yang telah diatasi.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Proses keperawatan merupakan sebuah metode yang diterapkan dalam praktek keperawatan. Proses keperawatan juga meupakan sebuah konsep dengan pendekatan problem solving yang memerlukan ilmu, teknik, dan keterampilan interpersonal untuk memenuhi kebutuhan klien/keluarganya. Menurut Yura dan Walsh (1979) menyatakan bahwa proses keperawatan adalah tindakan yang berurutan, dilakukan secara sistematik untuk menentukan masalah klien,membuat perencanaan untuk mengatasinya, melaksanakan rencana tersebut atau menugaskan orang lain untuk melaksanakannya dan mengevaluasi keberhasilan secara efektif terhadap masalah yang diatasi.
B. Saran
Semoga pemaparan dari makalah ini dapat memberikan sumbangan pengetahuan dan manfaat bagi pembaca. Kritikan yang membangun sangat dibutuhkan oleh penulis untuk menyempurnakan makalah ini.


  DAFTAR PUSTAKA
Asmadi. 2005. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC. 
Nursalam. 2007. Proses dan Dokumentasi Keperawatan. Jakarta : Salemba
            Medika. http://ners.unair.ac.id/materikuliah/BUKU-PROSES-2008.pdf (Diakases 24 September 2016)
Punawan,Iwan. Konsep Proses Keperawatan.2009.
https://www.scribd.com/doc/24505136/KONSEP-PROSES-KEPERAWATAN (Diakses pada tanggal 25 September 2016).








Comments

Popular posts from this blog

Knapa menggelitik diri tidak geli

Assalamualaikum.wr..wb Geli adalah respons dari indra peraba atau perasa yang dikontrol oleh saraf sensorik, kita sering digelitik oleh teman, saat bermain atau saat becada ria, namun apa yang anda rasakan, anda geli kan, itu adalah hal yang wajar dan itu pertandanya anda masih sehat, saraf anda masih bekerja dengan baik. Terus kenapa kalo kita menggelitik diri kita sendiri tidak ada rasa atau sensasi geli. Ok kita akan membahasnya. (Sumber gambar : Hello-PET.com) » PERNAHKAH ANDA MELAKUKAN MENGGELITIK DIRI ANDA SENDIRI Jika anda belum pernah melakukannya coba anda lakukan sekarang.....! Nah gimana rasanya, pasti anda tidak geli kan, itu benar anda pasti tidak geli kecuali anda mengindap suatu penyakit dan juga akan kita bahas juga nanti dibawah. Nah bagaimana kalo anda sudah mengelitik diri anda sendiri, dan anda pasti bertanya-tanya kok bisa ya, kenapa bisa, apakah ada sihir..... hehe tenang aja. Gk ada sihir disini. Saat anda penasaran pasti anda berpikir apa sih...

makalah diet penyakit

KATA PENGANTAR        Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Jenis Diet Penyakit ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada ibuk Farah Mulziana,Skm selaku Dosen mata kuliah ilmu gizi yang telah memberikan tugas ini kepada kami.        Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Jenis Diet Penyakit. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.        Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang...

Arti mimpi

ASSALAMUALAIKUM WR…WB… Semua orang pasti mengalami mimpi, bahkan mimpi juga sering dikatakan dengan istilah bunga tidur, tetapi apa sebenarnya mimpi itu. Berikut penjelasannya menurut buku FUNDAMENTALS OF NURSING MIMPI Meskipun mimpi terjadi dikedua fase tidur NREM dan REM, tetapi mimpi pada tidur REM lebih hidup dan rumit, beberpa orang percaya bahwa mimpi-mimpi tersebut secara fungsional penting untuk belajar pengolahan memori serta adaptasi terhadap stres (Stickgold, 2005). Isi dari mimpi REM mengalami kemajuan sepanjang malam, dari mimpi tentang peristiwa terkini hingga kemimpi yang bersifat emosional pada masa kanak-kanak atau masa lalu. Kepribadian memengaruhi kualitas dari mimpi ; misalnya, orang kreatif memiliki mimpi yang rumit dan kompleks, sementara orang yang tertekan mengalami mimpi ketidak berdayaan. Kebanyakan orang bermimpi tentang kekhawatiran yang sedang berlangsung, seperti pertengkaran dengan pasangan atau kekhawatiran atas pekerjaan. Kadan...